Pemerintah Berikan Rehabilitasi Medis dan Sosial bagi Korban Ambruknya Mushalla Ponpes Al Khoziny

NASIONAL 24

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:11 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial akan memberikan pendampingan dan bantuan secara menyeluruh kepada korban dan keluarga korban ambruknya mushalla Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Bantuan yang diberikan mencakup rehabilitasi medis dan sosial guna memastikan korban mendapat perlindungan dan dukungan untuk pemulihan.

“Untuk rehabilitasi sosial, pemerintah akan melaksanakan pendampingan serta pemenuhan kebutuhan pokok bagi korban dan keluarganya,” kata Saifullah Yusuf dalam keterangan pers, Jumat (10/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa bentuk rehabilitasi medis diberikan kepada para korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara rehabilitasi sosial akan dimulai setelah masa perawatan terhadap korban dan keluarganya. Rehabilitasi tersebut, kata dia, bertujuan untuk menguatkan kondisi psikologis dan sosial para korban setelah mengalami musibah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mensos, bantuan rehabilitasi sosial mencakup layanan pemulihan trauma, jaminan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan dan perlengkapan sekolah. Selain itu, Kemensos juga akan memberikan pendampingan pemberdayaan khusus bagi keluarga korban yang mengalami dampak paling berat, termasuk keluarga yang anaknya mengalami luka serius hingga harus menjalani amputasi.

“Perlindungan dan jaminan sosial, sampai kebutuhan korban akan diberikan kepada keluarganya. Ini bertujuan agar keluarga tersebut dapat menemani dan membimbing korban yang menjadi disabilitas. Seluruh kebutuhan tersebut akan didukung pemerintah,” ujar Saifullah Yusuf.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah berkoordinasi untuk menyiapkan alat bantu disabilitas bagi para korban, seperti kaki palsu dan kursi roda. Pemberian alat bantu ini akan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing korban pascapemulihan.

Setelah menjalani perawatan medis, korban dan keluarga akan menerima asesmen dari tim profesional untuk mengidentifikasi bentuk dukungan lanjutan yang diperlukan. Proses ini dianggap penting untuk memastikan upaya rehabilitasi dapat berjalan tepat sasaran dan menyeluruh.

“Tujuannya adalah bagaimana korban dan keluarganya bisa bangkit dari tekanan mental dan trauma mendalam akibat peristiwa ini. Negara hadir, kita pastikan semua kebutuhan darurat dan jangka panjang mereka terpenuhi,” kata Mensos.

Peristiwa ambruknya mushalla Ponpes Al Khoziny meninggalkan duka mendalam, terutama bagi para korban yang mengalami luka berat. Tercatat, tiga orang di antaranya yaitu Nur Ahmad, Saifur Rosi, dan Haikal tengah dirawat intensif di RSUD Sidoarjo dan harus menjalani tindakan amputasi.

Langkah cepat pemerintah ini menegaskan komitmen negara dalam memberikan perlindungan dan pemulihan bagi warganya yang terdampak bencana, baik fisik maupun sosial. Melalui kolaborasi lintas lini, pemerintah berharap para korban dapat kembali pulih dan menjalani kehidupan yang layak.

Berita Terkait

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:31 WIB

Menembus Malam, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:37 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:54 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:10 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:19 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Berakreditasi A

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:50 WIB

Ayah Tiri Diduga Mau Gayang Anak Dibawah Umur 14 Tahun di Kutacane

Senin, 11 Mei 2026 - 17:49 WIB

Polsek Lawe Sigala-gala Kawal Pembagian Makan Malam bagi Korban Banjir Bandang di Desa Lawe Tua Persatuan

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 14:10 WIB